Puluhan Ribu Mayat Korban Kekejaman ISIS Ditemukan Di Ratusan Kuburan Masal

Tim penyelidik PBB telah menemukan lebih dari 200 kuburan massal berisi ribuan mayat di kawasan Irak yang pernah diduduki kelompok teroris Wahabi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

PBB, Selasa (6/11/2018), melaporkan bahwa kuburan massal itu berisi sekira 12.000 korban dan ditemukan tersebar di kawasan utara dan barat provinsi Niniwe, Kirkuk, Salahuddin dan Anbar.

ISIS menduduki sebagian wilayah Irak pada tahun 2014 dan memberlakukan aturan brutal dengan kecenderungan membantai siapa saja yang tak sejalan dengan mereka. ISIS kemudian berhasil ditumpas oleh tentara dan relawan Irak.

Situs-situs kuburan massal itu mengandung bukti-bukti penting yang tidak hanya mengidentifikasi korban tetapi juga membantu jaksa menyusun berkas-berkas kasus kejahatan perang, kejahatan anti kemanusiaan, dan genosida.

Laporan PBB menyebutkan bahwa sejauh ini sebanyak 202 kuburan massal telah didokumentasikan, termasuk 95 di Ninevah, 37 di Kirkuk, 36 di Salah al-Din dan 24 di Anbar.

Peneliti memperkirakan kuburan itu berisi antara 6.000-12.000 korban, termasuk wanita, anak kecil, orang tua, orang cacat, pekerja asing, dan anggota pasukan keamanan Irak.

“Situs kuburan massal yang didokumentasikan dalam laporan kami adalah sebuah bukti untuk menyisir kerugian manusia, penderitaan mendalam dan kekejaman yang mengejutkan,” wakil khusus Sekjen PBB untuk Irak JAN Kubis.

Dia menambahkan “Menentukan keadaan sekitar hilangnya nyawa yang signifikan akan menjadi langkah penting dalam proses berkabung bagi keluarga dan perjalanan mereka untuk mengamankan hak mereka terhadap kebenaran dan keadilan.” (mm/alalam/bbc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *